Ads 468x60px

Saturday, August 25, 2007

Macam-Macam Perintah Order (order type)

Di Trading Forex terdapat beberapa tipe perintah order untuk melaksanakan transaksi

anda, dan perintah order ini dibagi menjadi 2 jenis yaitu :

Instant Executions

Yaitu order yang dilaksanakan di saat itu juga di harga sekarang di market (Running Prices Quote). Dan instant executions terdiri dari perintah order Buy dan Sell di Market.

Pending Orders

Yaitu order yang akan terlaksana jika menyentuh suatu titik harga tertentu (ibaratnya seperti membooking posisi tempat terlebih dahulu)

Pending order dibagi menjadi 4 jenis yaitu :

BUY STOP: Memasang (dengan membooking) BUY Diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak naik ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy dengan harapan agar grafik dapat bergerak naik lagi supaya mendapatkan profit

SELL STOP: Memasang (dengan membooking) SELL Dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar grafik dapat bergerak turun lagi supaya profit.

BUY LIMIT: Memasang (dengan membooking) BUY dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak naik supaya profit.

SELL LIMIT: Memasang (dengan membooking) SELL Diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak naik ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak turun supaya profit.

Hedging / Locking

Yaitu membuka suatu open order new Buy dan new Sell di mata uang yang sama dan

tanpa diclose salah satu posisinya, teknik ini digunakan untuk mengunci posisi anda yang

dimana biasanya digunakan untuk mengunci posisi yang sedang floating loss.

Contoh :

Anda open order Buy EUR/USD di posisi 1.3000 dan kemudian anda menderita loss

hingga 50 point (turun ke 1.2950) kemudian di posisi 1.2950 tersebut anda kunci

(hedging) dengan cara open order Sell baru di 1.2950 pada EUR/USD lagi. Sehingga

dengan cara ini maka loss anda akan tetap floating -50 point terus, sampai nanti salah satu

atau kedua posisi hedging tersebut anda close. Jadi meskipun harganya turun terus ke arah 1.2500 pun posisi loss anda tetap -50 point.

Disamping itu hedging dapat pula digunakan untuk variasi teknik trading anda.

TEKNIK MELAKUKAN " BUY STOP ATAU SELL STOP"

Misalnya di EUR/USD, price sedang di titik: 1.2675 dan 1.2650 . dan posisi saat ini 1.2660-1.2663. Maka anda bisa melakukan "BUY STOP" misalnya +20 diatas titik sekarang ( 1.2683) dan TP +30 ( 1.2713) dengan cara sbb:

Klik pada nilai pair EUR/USD di bawah kolom "Offer"

Berikut urutan yang harus anda lakukan, lihat angka pada gambar dan sesuaikan dengan perintah dibawah ini:

1. EUR/USD (pastikan pasangan mata uangnya sudah benar)

2. BUY (pilih Buy)

3. STOP (pilih Stop di nomor 3 ini)

4. Di harga/Price 1.2683 (isi harga limit yang diinginkan)

5. SL bisa diisi atau Tidak mis 30 di: 1.2653

6. TP 1.2713 (isi Target Profit yang diinginkan)

ATAU ANDA Melakukan " SELL STOP" di -20 dari titik sekarang (1.2640) dengan TP 30-an (1.2610), jadi jika harga turun terus akan memperoleh profit.

Contoh: pair EUR/USD:

1. Klik pada nilai pair EUR/USD di bawah kolom " Bid"

2. EUR/USD (pastikan pasangan mata uangnya sudah benar)

3. SELL (pilih Sell)

4. STOP (pilih STOP)

5. Di harga/Price: 1.2640 (isi harga limit yang diinginkan)

6. SL bisa diisikan atau tidak, Mis 30 di: 1.2670

7. TP 1.2610 (isi Stop Loss yang diinginkan)

TEKNIK Melakukan SELL LIMIT atau BUY LIMIT

Teknik ini cocok dipakai jika pergerakan harga/Range nya dalam sehari sudah cukup stabil misalnya sekitar jam 9 malam. dengan pertimbangan titik high-low harian sudah cukup stabil sehingga kita prediksikan jika harga menyentuh titik high maka akan berbalik arah turun kembali atau jika harga mencapai titik low akan berbalik arah naik kembali.

Contoh : jika high-low harian untuk EUR/USD : 1.2675 - 1.2600

Dan posisi saat anda online berada di antara high-low harian, maka anda bisa merencanakan Order Otomatis.

Jika harga mencapai titik high 1.2675 maka akan terjadi order "SELL"

Jika harga mencapai titik low 1.2600 maka akan terjadi order "Buy"

Contoh " SELL LIMIT"

Misal di EUR/USD: di harga 1.2675 dengan TP/Exit Target : 1.2625. Disini berarti anda diminta melakukan sell untuk EUR/USD nanti pada harga mencapai 1.2675, maka cara mengaplikasikannya pada Streamster Marketiva adalah sebagai berikut:

1. Klik pada nilai pair EUR/USD di bawah kolom " Bid"

2. EUR/USD (pastikan pasangan mata uangnya sudah benar)

3. SELL (pilih Sell)

4. LIMIT (pilih limit)

5. Di harga 1.2675 (isi harga limit yang diinginkan)

6. Exit Stop Loss bisa anda isi atau Tidak, mis 30 Pips di: 1.2705

7. 6 TP 1.2625 (isi Target Profit yang diinginkan)

Contoh "BUY LIMIT" di Posisi 1.2600 dengan TP: 1.2650 ( +50 Pips)

Klik pada nilai pair EUR/USD di bawah kolom "Offer"

1. EUR/USD (pastikan pasangan mata uangnya sudah benar)

2. BUY (pilih Buyl)

3. LIMIT (pilih limit)

4. Di harga 1.2600 (isi harga limit yang diinginkan)

5. Exit Stop Loss (SL) bisa di isikan atau tidak, misalnya 30 pips di: 1.2570

6. TP 1.2650 (isi Target Profit yang diinginkan)

Salam Sukses,
Gatot AP

0 comments: