Ads 468x60px

Wednesday, August 29, 2007

Sukses Bertrading

Bertrading bukan ilmu pasti yang bisa dipelajari secara text book pada prakteknya trading lebih banyak mengandalkan intuisi dan naluri disamping penghitungan dan analisa baik secara tehnikal maupun fundamental.

Hal seperti ini bisa terjadi karena bagaimanapun praktek kotor selalu ada yang merusak keseimbangan pasar namun praktek kotor seperti ini hanya bisa dijalankan oleh suatu badan atau orang yang mempunyai modal luar biasa besarnya jika menurut data terakhir bahwa perputaran di market Forex sudah mencapai USD 1,2 milyar maka dipastikan sang Market maker alias Bandar ini menguasai lebih dari 50% nya tidak ada bukti nyata mengenai keberadaan sang Bandar ini namun keberadaannya tetap bisa dirasakan dengan jelas.

Teory Penggorengan:

Misalnya harga bergerak normal namun misalnya si Bandar ini ingin mengeruk keuntungan maka dengan modalnya yang luar biasa ini Bandar melepaskan cukup 5% dari modalnya saja misalnya open buy maka para spekulan kecil akan ikut-ikutan membeli atau open posisi buy sehingga di pasar akan tercipta suatu euphoria buy besar-besaran.

Harga akan terkerek naik dengan sendirinya jika sudah terjadi hal demikian. Maka Bandar tinggal menikmati keuntungan saja dan akan mulai dengan rencana busuk tahap ke duanya yaitu melepas atau open posisi sell dengan melepas modalnya mungkin kira-2x sebesar 30-40% menhadapi aksi demikian maka para spekulan kecil menjadi panic sehingga akan tercipta keadaan panic selling di pasar.

Bagi para investor kecil secara tidak langsung mereka dipaksa cutt loss atau kena Margin call analogi kasarnya Bandar sudah merampok uang anda.

Sekali lagi hal seperti ini tidak bisa dibuktikan secara nyata namun jika anda sudah terjun bertrading dan mengamati pada sesi market amerika hal ini sudah menjadi pemandangan umum dimana tiba-2x harga naik dan turun secara liar tidak terkendali langsung 20-30 poinan sekali naik ataupun sekali turun. Sungguh luar biasa.

Praktek kotor semacam ini tidak terjadi di market forex saja dalam dunia saham, obligasi bursa komoditipun tetap ada praktek kotor semacam ini.

Seringkali saya sedih juga melihat pemberitaan media yang menggambarkan seolah-olah dunia bursa baik itu Forex Obligasi Saham Reksadana ataupun Bursa Komoditi adalah salah satu instrument investasi yang paling menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Dengan penuh semangat media memaparkan misalnya neraca suatu perusahan ROI, GDP suatu Negara tingkat inflasi pengangguran dan sebagainya yang surplus dan berprospek cerah untuk menanam investasi tapi pada prakteknya dunia Bursa merupakan medan perang yang kejam tidak peduli anda baru kalah banyak kemarin tetap saja disikat habis bagi yang tidak tahu atau masih awam.

Dengan pemberitaan demikian maka banyak orang-orang yang berduit dan sedikit terpelajar meninggalkan sector riil dan terjun di dunia bursa tanpa berbekal pengetahuan yang cukup akibatnya karena sector riil mandek maka pengangguran semakin bertambah dan bagi yang miskin dan tidak berpendidikan semakin tertinggal. Hal ini terjadi karena sector riil diabaikan. Padahal biar bagaimanapun sebenarnya sector riil yang lebih menjamin kepastian berusaha. Contoh sederhananya:

Misalkan anda membuka sebuah warung bakmi memang prosesnya lebih susah butuh keringat dan air mata lebih untuk menghidupkan usaha anda. Namun jika semua itu bisa dilewati maka hidup anda lebih tenang uang datang dengan sendirinya anda sudah mempunyai pelanggan tetap karena bakmi anda enak maka tiap hari orang-orang datang untuk makan bakmi anda. Mereka membawa kawan, esoknya kawannya membawa kawannya lagi demikian seterusnya

Uang mengalir masuk kekantong anda tanpa anda harus dipusingkan atau cemas harga bakal naik atau turun anda bisa tidur nyenyak tanpa harus begadang memelototin layar monitor dan anda bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang-orang di sekeliling anda bukan. Ini artinya anda sudah memberikan kail bukan ikannya

Tapi untuk berdagang membutuhkan modal sementara saat ini untuk terjun bertrading ya tidak apa-apa Cuma sekadar saran pribadi jika anda sudah sukses bertrading lebih baik beralih ke sector riil saja sekaligus untuk mengurangi pengangguran di Indonesia salam sukses selalu.

Manfaatkan segala daya upaya yang ada, beberapa perusahaan jasa pialang trading forex menyediakan fasilitas demo account mereka memberikan sejumlah uang mainan untuk di gunakan anda berlatih di dunia trading. Manfaatkanlah fasilitas tersebut sebaik-baiknya. Berlatihlah dengan tekun dan bersungguh-sungguh anggap itu uang anda yang sebenarnya. Segala sesuatu yang dikerjakan dengan bersungguh-sungguh akan menghasilkan buah yang bagus.contohnya:

Saya pernah terkesan dengan siaran RIPLEY BELIEVE IT OR NOT yang di tayangkan di salah satu stasiun tv swasta. Dimana pada tayangan tersebut di perlihatkan seseorang dengan mata tertutup mampu menangkap sebatang anak panah yang sedang meluncur dengan menggunakan mulutnya sungguh luar biasa sekali apa kunci sukses orang tersebut? Apakah dia belajar membaca buku teorinya sepanjang hari? Tidak dia pergi berlatih sejak remaja dengan sungguh-sungguh dan pantang menyerah sehingga pada akhirnya dia bisa membuktikan kemampuannya untuk melakukan suatu hal yang tidak masuk akal menurut kita.

Jack Nicklaus Tiger Wood mampu melakukan hole in one dalam jarak jauh dan medan yang berangin dengan tepat. Mereka membayar ketrampilan luar biasanya tersebut dengan berlatih keras sepanjang hari dari kecil sampai bisa sukses seperti sekarang ini yang menjadi pertanyaan bisakah anda mengikuti apa yang telah mereka kerjakan?

Salah satu lagi dari jawaban mengapa 90% gagal dan 10% berhasil 90% orang malas berlatih bersungguh-sungguh hanya 10% saja yang tekun berlatih keras sepanjang hari.

sumber : http://lukitohendro.cjb.net


0 comments: