Ads 468x60px

Thursday, January 3, 2013

Kemampuan Langka Jesse Livermore

Para trader terkenal jaman dulu sudah mengenal manajemen emosional. Salah satunya adalah Jesse Livermore. Pada tahun 1920-an, Livermore menunjukkan kemampuan emosional langka untuk bertahan di transaksi yang sedang menguntungkan. Ia membiarkan open position terus terbuka, sehingga memungkinkan banyak keuntungan yang dapat diraih ketika trend terus berlanjut. 

Berikut kutipan dari pembicaraan dari Jesse Livermore mengenai kemampuan emosionalnya:

"Bukan pemikiran saya yang menghasilkan banyak uang. Melainkan lamanya saya duduk. Anda mengerti? Lamanya saya duduk anteng! Sama sekali tidak ada trik khusus di market.... Jarang ada pria yang bisa melakukan trading yang tepat dan duduk, membiarkan transaksinya berjalan sendiri terlalu lama."


Pernyataan Jesse Livermore
Trader yang cerdas tahu bahwa ukuran trading adalah kunci. Setelah ukuran trading telah diatur dengan tepat, seorang trader yang sukses paham bahwa ia harus mengontrol ketamakan dan ketakutannya. Ukuran trading diatur sesuai dengan ekuitas akunnya, sehingga memungkinkan ia untuk mencapai hasil yang dikejar. Semakin besar modalnya, semakin besar pula transaksinya.

Dengan mengetahui ukuran trading yang tepat untuk sistem mereka, para trader cerdas ini akan sanggup fokus pada jumlah yang tepat untuk pergerakan market pada saat itu. Singkatnya, trader yang sukses tahu serta takut atas kerugian dan transaksi besar dalam satu open position.

Ketika ukuran trading dipasang secara benar, akan lebih mudah untuk keluar dari transaksi jika sewaktu-waktu pergerakan harga tidak menentu. Trader sukses adalah trader yang keserakahannya sudah direncanakan sebelumnya.

Warren Buffet pernah menyatakan, "Serakahlah di saat orang lain takut dan takutlah ketika orang lain serakah"

Artinya jika pada saat orang takut untuk mendapatkan keuntungan yang besar, maka Anda harus berani mengambil peluang tersebut. Sebaliknya, jika orang sedang berani mengambil kerugian, maka Anda jangan ikut-ikutan.

Sebab-sebab trader takut akan kerugian adalah ia selalu merencanakan perkembangan keuntungan di masa depan. Namun ia melupakan kerugian. Jika sedikit saja kerugian menghalangi perkembangan akun, maka efeknya sangat terasa. Berikut adalah gambaran bagaimana mereka dapat mengembangkan keuntungan.







Sumber:
Dailyfx.com